Halaman

Senin, 28 Maret 2011

Masalah

Matius 11: 28-30
28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat. Aku akan memberi kelegaan kepadamu 29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan 30 Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku ringan

Masalah datang silih berganti setiap hari, dan kita pasti selalu menghadapi masalah. Tidak peduli itu pria atau wanita, remaja, muda mudi, orang tua, kaya miskin pasti setiap hari menghadapi masalah. Itu yang dinamakan rona kehidupan. Tetapi yang membedakan adalah cara menghadapi masalah itu sendiri.
- Ada yang cenderung menerima saja tanpa berusaha mencari jalan keluar dari masalah itu.
- Ada juga yang melarikan diri dari masalah itu, dengan melakukan hal – hal yang tidak biasa dilakukan seperti misalnya bermabuk- mabukkan, dugem dsb.
- Ada juga yang memikirkan masalah itu sampai – sampai stres. Pada waktu aku melihat TV ada berita bahwa 1 desa di Jawa Barat ( Lupa – itu kalau nggak salah ), 1 kampung gila, karena di sana sulit mencari uang. Dan kita juga ingat setelah kerusuhan tahun 1998, banyak orang kaya menjadi stres karena kehilangan harta mereka.
- Bahkan ada juga yang menyalahkan Tuhan dan tidak lagi mau ke gereja, ke persekutuan bahkan sampai meninggalkan Tuhan.
- Tetapi ada juga orang – orang yang karena masalah datang bertubi – tubi akhirnya mereka mengenal dan merasakan kasih Allah yang sesungguhnya dalam hidup mereka.

Masalah apapun bisa terjadi dalam hidup kita, tergantung dari sikap menerima dan menghadapi masalah itu. Dibalik masalah ada rencana Tuhan yang sungguh luar biasa dalam hidup ini. Ketika kita menghadapi masalah itu sendiri, masalah itu terasa sangat berat, tetapi jika kita berjalan dan menghadapi bersama Yesus masalah itu terasa ringan.

Sering kita menyalahkan Tuhan dengan masalah yang kita hadapi, tetapi pernahkan kita berpikir bahwa masalah itu terjadi bukan karena seijin Tuhan melainkan karena kehendak kita sendiri.

Sering kita berpikir Tuhan itu sangat jauh meninggalkan kita, tetapi pernahkan kita menilik hati kita sendiri, seberapa banyak jam – jam doa yang kita buang untuk kesenangan daging kita. Tuhan hanya sejauh doa.

Sering kita bepikir, masalahku sangat berat dan tidak ada jalan keluarnya, dan Tuhan sama sekali tidak menolongku, tetapi apakah kita pernah memeriksa hati kita bahwa kita sendirilah yang tidak mau menyerahkan masalah itu kepada Tuhan.

Mungkin hari – hari ini, ada beban – beban berat yang menghimpit kita. Tetapi belajarlah untuk mengucap syukur, sebab apa yang terjadi dalam hidup ini Tuhan lebih tahu dari kita. Di setiap masalah yang kita hadapi ada berkat yang sudah Tuhan sediakan bagi kita. Sebab Tuhan ingin setiap kita lebih mencari DIA dari apapun yang ada di dunia ini. Bersama Tuhan Yesus kita pasti bisa menghadapi masalah apapun. Tuhan memberkati !


Di balik Bencana, Ada Rencana yang Tuhan sediakan !

Dari : mailing list email

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Frenzz, Silakan memberikan komentar & saran :)