Ayat bacaan: Efesus 4:11-12
=======================
"Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus"
Beberapa bulan yang lalu saya meliput sebuah pentas event jazz yang diadakan sebuah kampus besar. Selain saya sendiri bertindak sebagai reporter, saya membawa seorang dua anggota lain untuk meliput. Satu fotografer dan satu reporter tambahan. Sebelum dan ketika event berlangsung, saya menginstruksikan kedua teman saya mengenai segala sesuatu. Bagi si fotografer, saya memberitahukan Apa yang harus ia foto, angle seperti apa yang saya inginkan, siapa yang harus ia fokuskan dan sebagainya. Bagi reporter tambahan, saya memberitahukan info apa yang harus ia peroleh dan sebagainya. Maka mereka pun bisa melakukan tugasnya dengan mudah. Disana saya bertemu dengan seorang teman yang menjadi reporter pada media lain. Ternyata ia hadir disana hanya disuruh tanpa diinstruksikan apa-apa. Sepanjang acara ia kebingungan karena tidak tahu harus berbuat apa. Tidak tahu sedikitpun mengenai siapa yang tampil, tidak tahu harus bertanya kemana. Alangkah sulitnya melakukan sesuatu seperti yang diperintahkan tanpa adanya kordinasi dan instruksi jelas dari yang menyuruh.
Tuhan pun selalu menyuruh kita untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan besarNya di bumi ini. "Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya." (Efesus 2:10). Seringkali kita merasa tidak mampu, tidak sanggup dan berbagai ragam alasan lainnya. Tapi sesungguhnya kita lupa bahwa ketika Allah menyuruh kita, Dia sebenarnya sudah melengkapi kita dengan segala sesuatu dan akan terus melengkapi kita lebih lagi! Bahkan ada Roh Kudus yang akan selalu membantu dalam pelaksanaannya, sehingga sebenarnya bukan kehebatan dan kemampuan kita yang utama, namun kemauan dan kesungguhan kitalah yang diinginkan Tuhan. Karena sesungguhnya Tuhan sendirilah yang bekerja melalui kita, dan untuk itu kita semua telah Dia perlengkapi dengan baik.
=======================
"Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus"
Beberapa bulan yang lalu saya meliput sebuah pentas event jazz yang diadakan sebuah kampus besar. Selain saya sendiri bertindak sebagai reporter, saya membawa seorang dua anggota lain untuk meliput. Satu fotografer dan satu reporter tambahan. Sebelum dan ketika event berlangsung, saya menginstruksikan kedua teman saya mengenai segala sesuatu. Bagi si fotografer, saya memberitahukan Apa yang harus ia foto, angle seperti apa yang saya inginkan, siapa yang harus ia fokuskan dan sebagainya. Bagi reporter tambahan, saya memberitahukan info apa yang harus ia peroleh dan sebagainya. Maka mereka pun bisa melakukan tugasnya dengan mudah. Di
Tuhan pun selalu menyuruh kita untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan besarNya di bumi ini. "Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya." (Efesus 2:10). Seringkali kita merasa tidak mampu, tidak sanggup dan berbagai ragam alasan lainnya. Tapi sesungguhnya kita lupa bahwa ketika Allah menyuruh kita, Dia sebenarnya sudah melengkapi kita dengan segala sesuatu dan akan terus melengkapi kita lebih lagi! Bahkan ada Roh Kudus yang akan selalu membantu dalam pelaksanaannya, sehingga sebenarnya bukan kehebatan dan kemampuan kita yang utama, namun kemauan dan kesungguhan kitalah yang diinginkan Tuhan. Karena sesungguhnya Tuhan sendirilah yang bekerja melalui kita, dan untuk itu kita semua telah Dia perlengkapi dengan baik.
Musa pernah mengalami keraguan ini ketika ia pertama kali diutus Tuhan. Saat Tuhan memilih untuk mengutusnya, Musa berulangkali menolak karena merasa tidak mampu. Musa terus berbantah terhadap perintah Tuhan, semua itu bisa kita baca dalam Keluaran 2:23 hingga Keluaran 4:17. Musa merasa tidak mampu, punya banyak kelemahan, tidak mampu berbicara dengan baik dan terus diliputi keraguan bagaimana bangsa
Seringkali kita merasa tidak mampu atau belum sanggup melakukan pekerjaan Tuhan. Tidak sekolah Alkitab, masih terlalu muda, punya banyak kesibukan, belum siap, belum terpanggil dan sebagainya. Padahal ketika Tuhan memberikan panggilanNya, Dia selalu melengkapi kita dengan apapun yang kita butuhkan. Kita bisa melihat hal ini dalam kitab Efesus. "Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus" (Efesus 4:11-12). Selain Paulus, Petrus pun mengingatkan hal yang sama. "Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya." (1 Petrus 5:10).Allah akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kita semua ketika kita taat untuk melakukan tugasnya. Saya sendiri telah membuktikan hal ini secara nyata selama aktif menulis renungan setiap hari. Tuhan mau pakai saya yang tidak ada apa-apanya, Dia senantiasa memperlengkapi saya dengan luar biasa selama hampir dua tahun, sehingga saya tahu apa yang harus saya tuliskan meski latar belakang saya sama sekali bukan Pendeta atau pernah sekolah Alkitab.
Kapanpun Tuhan memberi tugas, kita akan selalu diperlengkapi agar mampu menyelesaikannya.
Manusia terbatas, tapi Tuhan mampu lengkapi untuk melakukan pekerjaanNya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Frenzz, Silakan memberikan komentar & saran :)