Halaman

Sabtu, 05 Februari 2011

Kasih dan Injil

Bacaan hari ini : 2 Korintus 4:1-6
Bacaan setahun : Mazmur 79-80 & Roma 11:1-18

Ketika E. Stanley Jones, seorang misionaris terkenal di India, mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan Mahatma Gandhi, ia mengajukan pertanyaan yang menyelidik kepada pemimpin India yang dihormati itu: "Bagaimana kekristenan dapat memberikan suatu dampak yang kuat di negara Anda?" Gandhi menjawab bahwa ada tiga hal yang diperlukan.


Pertama, orang Kristen harus mulai hidup serupa Yesus. Kedua, iman Kristen harus diterapkan tanpa kepalsuan. Ketiga, orang Kristen seharusnya menekankan tentang kasih, yang merupakan inti kitab Injil.

Ketiga saran penuh makna ini merupakan kunci untuk melakukan penginjilan yang efektif ke seluruh dunia. Sebagai pembawa pesan dari kasih Allah, kita harus menjadi seperti cermin hidup yang merefleksikan tanpa penyimpangan suatu pertumbuhan untuk menjadi serupa dengan Tuhan; kita tidak boleh hidup dalam "kepalsuan" (2 Korintus 4:2). Jika kehidupan kita merefleksikan gambaran yang cacat secara rohani, kebenaran tentang anugerah keselamatan tidak dapat tersampaikan dengan jelas ( ayat 3-5). Kita juga harus memberitahukan esensi alkitabiah dari iman kita dengan jelas. Kita tidak boleh memperlakukan firman Allah dengan "tipu daya" (ayat 2). Dan hidup kita harus ditandai dengan kasih kepada Allah dan kepada sesama (1 Yohanes 5:1-2).

Mari kita pastikan bahwa kita merefleksikan suatu gambaran yang jelas tentang keserupaan dengan Yesus, kebenaran Allah, dan kasih-Nya.

1 Yohanes 2 : 6 => “Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup.”


Matius 5 : 20 => “Maka Aku berkata kepadamu : Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar daripada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.”


Matius 22 : 37 – 40 => “Jawab Yesus kepadanya : “Kasihilah Tuhan. Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialaha : Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.”


Semakin hari, Semakin Serupa dengan Yesus Kristus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Frenzz, Silakan memberikan komentar & saran :)